Tuesday, July 7, 2009

pianoku sayang, pianoku malang...

Haduh haduh,, ada ada aja nih. Huuh...

Masa', sebuah benda mati seperti piano bisa ngamuk? Mana mungkin alias mustahil, kan????

Jadi gini,...

Emang sih, sejak beres UN saya udah jarang pisan nyentuh piano. Boro-boro mau main, yang ada di otak cuma gimana caranya tembus ujian-ujian mandiri yang diadakan berbagai universitas. Ok, saya sempet lah kalo cuma main sekali dua kali mah. Waktu itu, suaranya jernih bersih, keren lah pokoknya. Sampe saya nggak tega buat berhenti main. Yang ada dipikiran saya waktu itu malahan...

apa gue jadi pianis aja, ya???


Eh,, kutu kupret loncat-loncat, sekarang, begitu saya keterima di kedokteran yang membuat saya pasti dideportasi ke Jatinangor, dia malah mejen, nge-hang, tuts-nya nggak mau balik.

HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHH!!!!!!

Apa segitu nggak relanya? Apa segitu sayangnya kamu sama pemain tetapmu ini, hemm????
*ditabok dan ditampar karena mulai gila*

Kembalilah sepeti sedia kala, kawan, karena selama setaun ke depan, aku nggak bakal ada kesempatan buat bersua denganmu...

Hiks.

=((

No comments:

Post a Comment

celetukan